Batasan Ahlus Sunnah wal Jamaah

· 0 komentar

Ahlus Sunnah wal Jamaah disingkat Aswaja adalah salah satu firqah dalam agama islam. Apa itu Aswaja?

Pengertian Ahlus Sunnah wal Jamaah

Ahlus Sunnah wal Jamaah berasal dari dua kata, yakni Ahlus Sunnah dan Jamaah.

Ahlus Sunnah

Ahlun

Kata ahlun berarti keluarga, golongan atau pengikut.

Sunnah

Kata sunnah menurut lughat (bahasa) berarti :

  1. Undang-undang atau peraturan yang tetap berlaku.
  2. Cara yang diadakan.
  3. Jalan yang telah dijalani.
  4. Keterangan.

Sunnah sebagai undang-undang :


سُنَّةَ مَنْ قَدْ اَرْسَلْنَا قَبْلَكَ مِنْ رُسُلِنَا وَلاَ تَجِدُ لِسُنَّتِنَا تَحْوِيْلاً. الاسرآء:77
(Yang demikian) sebagai suatu ketetapan terhadap Rasul-rasul Kami yang Kami utus sebelum kamu dan tidak akan kamu dapati perobahan bagi ketetapan Kami itu. [QS. Al-Israa' : 77]

سُنَّةَ اللهِ فِى الَّذِيْنَ خَلَوْا مِنْ قَبْلُ وَلَنْ تَجِدَ لِسُنَّةِ اللهِ تَبْدِيْلاً. الاحزاب:62
Sebagai sunnah Allah yang berlaku atas orang-orang yang telah terdahulu sebelum(mu), dan kamu sekali-kali tiada akan mendapati perubahan pada sunnah Allah. [QS. Al-Ahzab : 62]

Sunnah sebagai cara yang diadakan:

مَنْ سَنَّ فِى اْلاِسْلاَمِ سُنَّةً حَسَنَةً فَعُمِلَ بِهَا بَعْدَهُ كُتِبَ لَهُ مِثْلُ اَجْرِ مَنْ عَمِلَ بِهَا وَلاَ يَنْقُصُ مِنْ اُجُوْرِهِمْ شَيْئٌ، وَمَنْ سَنَّ فِى اْلاِسْلاَمِ سُنَّةً سَيّئَةً فَعُمِلَ بِهَا بَعْدَهُ كُتِبَ عَلَيْهِ مِثْلُ وِزْرِ مَنْ عَمِلَ بِهَا وَلاَ يَنْقُصُ مِنْ اَوْزَارِهِمْ شَيْئٌ. مسلم 4: 2059
Barangsiapa yang mengadakan suatu cara yang baik di dalam Islam lalu (cara itu) diikuti orang sesudahnya, maka ditulis pahala baginya sebanyak pahala orang-orang yang mengikutinya dengan tidak kurang sedikitpun dari pahala mereka. Dan barangsiapa yang mengadakan suatu cara yang buruk di dalam Islam lalu (cara itu) diikuti orang sesudahnya, maka ditulis baginya sebanyak dosa orang-orang yang mengikutinya, dengan tidak kurang sedikitpun dari dosa mereka. [HR. Muslim juz 4, hal. 2059]

Sunnah sebagai Jalan atau perjalanan yang dijalani

احُ مِنْ سُنَّتِى فَمَنْ لَمْ يَعْمَلْ بِسُنَّتِى فَلَيْسَ مِنّي. ابن ماجه
Nikah (kawin) itu dari sunnahku, maka barangsiapa yang tidak beramal dengan sunnahku, bukanlah ia dari golonganku. [HR. Ibnu Majah juz 1, hal. 592]


اَبْغَضُ النَّاسِ اِلىَ اللهِ ثَلاَثَةٌ: مُلْحِدٌ فِى اْلحَرَمِ وَ مُبْتَغٍ فِى اْلاِسْلاَمِ سُنَّةَ اْلجَاهِلِيَّةِ وَ مُطَّلِبُ دَمِ امْرِئٍ بِغَيْرِ حَقّ لِيُهْرِيْقَ دَمَهُ. البخارى 8: 39
Manusia yang paling dibenci Allah ada tiga golongan, yaitu : Yang melakukan kekufuran di tanah haram, dan menghendaki perjalanan jahiliyah di dalam (agama) Islam, dan yang menuntut darah seseorang dengan tidak haq (benar) untuk ditumpahkan darahnya. [HR. Bukhari juz 8, hal. 39]

Sunnah sebagai keterangan

Dijelaskan ahli lughat :
سَنَّ اللهُ اَحْكَامَهُ لِلنَّاسِ
Allah telah menerangkan hukum-hukumnya kepada manusia.

سَنَّ الرَّجُلُ اْلاَمْرَ
Orang lelaki itu telah menerangkan satu urusan.

Sunnah menurut Syara’

مَاجَاءَ عَنِ النَّبِيّ ص مِنْ اَقْوَالِهِ وَاَفْعَالِهِ وَ تَقْرِيْرِهِ وَمَاهَمَّ بِفِعْلِهِ.
"Apa-apa yang datang dari Nabi SAW berupa perkataan-perkataannya perbuatan-perbuatannya, taqrirnya dan apa-apa yang beliau cita-citakan untuk mengerjakannya".

Jadi sunnah Nabi itu ada 4 macam :

  1. Sunnah Qauliyyah (sunnah yang berupa perkataan Nabi SAW).
  2. Sunnah Fi’liyyah (sunnah yang berupa perbuatan Nabi SAW).
  3. Sunnah Taqririyyah (sunnah yang berupa pengakuan Nabi SAW).
  4. Sunnah Hammiyah (sunnah yang berupa keinginan Nabi SAW).

Arti Ahlus Sunnah

Ahlus Sunnah bermakna Orang yang berpegang pada sunnah seperti hadits :

"Sesungguhnya barang siapa yang hidup diantara kalian setelah kau, maka akan melihat perselisihan yang banyak. Maka hendaknya kalian berpegang teguh pada Sunnahku dan Sunnah para Khulafa-ur Rasyidin dimana mereka itu telah mendapat hidayah." (Shahih Sunan Abi Dawud). (HR. Ahmad (IV/126-127), Abu Dawud no. 4607, at-Tirmidzi no. 2676, dan al-Hakim (I/95).

Jamaah

Jama'ah secara bahasa berarti berkumpul. Secara syara’ berarti orang yang menuruti ijtima’ sahabat Nabi dan ijtima’ para ahli mujtahid.

Secara sejarah berarti orang yang mengikuti SATU IMAM, yakni berbai’at kepada Rasulullah SAW sewaktu beliau masih hidup dan kepada KHULAFAUR RASYIDIN bersama-sama golongan besar umat Islam (majority), tidak keluar (KHAWARIJ) dan mengasingkan diri (MU’TAZIL).

BATASAN AHLUS SUNNAH WAL JAMAAH

Ahlus Sunnah wal Jamaah merupakan golongan besar Umat Islam yang mengikuti Sunnah Nabi dan Khalifaur Rasyidin setelah wafatnya Nabi dan kembali bersatu setelah adanya Am’ul Jamaah (Tahun Persatuan) yang digagas oleh Hasan bin Ali dan Muawiyah.

AHLUS SUNNAH WAL JAMAAH adalah golongan besar Umat Islam yang mengikuti I’itiqad yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya pengikut Khulafaur Rasyidin dengan menolak iitiqad yang diajarkan oleh kaum yang khawarij dan mu’tazil  yakni :

  1. Khawarij, barisan yang keluar dari Khalifah Ali bin Abi Thalib.
  2. Syiah, barisan yang menolak Persatuan umat antara Hasan dan Muawiyah.
  3. Mu’tazilah, golongan yang mengasingkan diri dari pengajian Syekh Hasan Basri.
  4. Musyabbihah, golongan yang mendukung keluarnya Arab Saudi dari kekhalifaan Turki Usmani.
  5. Murjiah, golongan yang menangguhkan, yakni mengasingkan diri dari pertikaian antar umat Islam antara pendukung Ali dan pendukung Muawiyah dengan menangguhkan hukumnya kepada Tuhan.
  6. Jabariyah, golongan yang meningkatkan keterpaksaan manusia dalam gerak-geriknya, golongan yang mendukung pemberontakan Harits bin Sureih di Khurasan terhadap Kekhalifaan Umayah

.

Budaya

Ghobro

Sejarah

Facebook

Ghobro Chakay

Buat Lencana Anda

Twitter

About Me

My photo

Ghobro, Indra Hasbi Peranap Indragiri Riau. Lahir di Pauhranap
Indonesia. Memiliki dua orang putera: Hafiz dan Azzam. Kunjungi blog saya.

Site Sponsors

Comments